Kamis, 23 Juni 2022

SETELAH KESEDIHANMU USAI, PERASAANKU TEMUI MATI.

 "Berada di dadamu, aku menjelma debar yang barangkali tak kau ingini namun tetap juga kau dibawa berlari kemanapun."


Hari ini, setelah sekian airmata menderas. Tiada kata lagi. Suaramu habis dilahap kecewa juga amarah. Tak lagi menyangkal, yah aku salah. Tapi adakah kita harus berulang kali terjebak pada paham-paham liar, yang memandang cinta pada sebatas keindahan saja. Tak bisakah kau temui cinta yang teramat dalam dari perjuanganku hari ini?

Aku tau kecewa. Bagiku itu kenyataan yang harus ku terima. Tujuan membuatmu terbebas dari dilema berkepanjangan yang telah membunuh rasa percayamu, eh malah membuatmu ingin mati saja hari ini.


Tapi apapun itu terima kasih atas semuanya...